Hero Image

Primary or Secondary?

Primary or Secondary?

Primary Property

 

Membeli primary properti artinya anda membeli sebuah rumah baru langsung dari developer atau pengembang.

 

Apa keuntungan dari membeli produk rumah yang benar-benar baru gres?

  1. Rumah yang benar -benar baru dari awal tidak memerlukan biaya yang harus dikeluarkan untuk renovasi/ perbaikan, bahkan kadang kadang kita sudah mendapatkan furniture standar dari developer seperti kitchen set atau built-in wardrobes sehingga mengurangi biaya perabotan rumah yang harus kita keluarkan.
  2. Rumah masih bergaransi, artinya dalam jangka waktu tertentu jika ada kerusakan rumah masih menjadi tanggung jawab developer.
  3.  Anda bisa memilih unit yang diinginkan, dengan kata lain bisa memilih nomer jalan dan  nomer rumah yang disukai.
  4. Yang paling penting, anda bisa mendapatkan diskon besar sebagai pembeli tahap pertama sebelum harga naik, serta  bonus atau rewards seperti perjalanan ke luar negri atau perlengkapan rumah sepert AC atau solar water heater untuk rumah anda.
  5. Anda  bisa mendapatkan kredit ekpsres atau proses pembiayaan KPR yang lebih cepat dari Bank- Bank yang telah bekerja sama dengan Developer.
  6. Untuk pembelian rumah KPR pertama biasanya hanya memerlukan DP sebesar 10-20%, lebih kecil daripada saat anda membeli  rumah secondary.

 

Sekarang kita bahas juga, apa sih kelemahan dari pembelian property primary:

 

  1. Ada kejadian yang kadang tidak diduga yaitu developer tidak bisa menyelesaikan proyeknya, resikonya adalah anda tidak bisa mendapatkan kembali uang yang telah bayarkan kepada developer dan paling buruk anda tidak akan mendapatkan rumah anda.
  2. Saat anda sudah merencanakan akan pindah ke rumah yang baru ternyata ada keterlambatan dalam serah terima rumah anda dari developer. Artinya anda tetap membayar bunga kepada bank tetapi anda belum bisa menikmati tinggal di rumah anda. 
  3. Rumah yang belum selesai dibangun biasanya tidak bisa diperjualbelikan, karena developer biasanya membuat aturan untuk jadwal pengalihan hak adalah setelah ada serah terima dari developer kepada pemilik rumah.
  4. Kadang-kadang rumah, fasilitas dan lingkungan yang dijanjikan di gambar saat penawaran tidak sesuai dengan kenyataan saat rumah telah selesai dibangun. Ini bisa sangat mengecewakan ketika yang anda inginkan tidak sesuai sehingga anda ingin menjualnya kembali tetapi juga tidak mudah terjual cepat.
  5. Dengan banyaknya unit rumah yang di launching oleh developer menyebabkan jumlah rumah di daerah tersebut menjadi over supply pada saat serah terima rumah baru. Hal ini menyebabkan pemilik rumah sulit menjual rumah langsung setelah rumah tersebut selesai dibangun.

sumber: www.immoney.com

 

 

 

Mempertimbangkan  keuntungan dan kelemahan produk primary seperti yang dibahas  diatas, kita perlu memperhatikan poin-poin  apa yang harus kita pertimbangkan saat membeli properti Primary?

 

1. Lokasi

 

Lokasi, lokasi, lokasi!  Lokasi yang strategis seperti dekat dengan rumah sakit, supermarket, bank, sekolah dan dekat dengan sarana transportasi.

 

2.  Siapa developer/pengembang nya?

 

Akhir-akhir ini banyak sekali poduk primary yang di launch oleh para developer di area Serpong. Banyak developer baru yang bermain di area apartemen, sehingga banyak sekali produk apartemen di daerah Serpong dan Tangerang. Yang mana yang harus dibeli? Biasanya produk primary biasanya hanya berdasarkan jualan gambar, maka kita harus melihat siapa developer nya, apakah mereka sudah berpengalaman di bidang ini atau baru mulai beralih ke core bisnis baru selain bisnis lamanya. Menurut pengalaman, jika developernya tidak bermodal kuat maka pembangunan produk tersebut bisa saja terhambat atau tidak bisa diselesaikan. 

 

3. Harga Pembanding

 

Apakah sudah ada produk yang sama/sejenis di daerah tersebut? JIka ya, berapa harga yang ditawarkan dan apakah memiliki fasilitas yang  sama? 

 

4.. Sistem Pembayaran

Akhir-akhir ini sejak adanya Peraturan dari BI no 17/10/PBI/2015 tentang Rasio Loan to Value di pasal 15 disebutkan bahwa pembiayaan KPR bisa diberikan setelah properti berdiri secara utuh, para developer berlomba memberikan insentif kepada konsumen berupa cicilan DP 24x sampai 48x. Perjanjian KPR baru akan dilaksanakan saat rumah sudah dibangun.